Terkait Bahaya Karlahut, Bupati Kuansing Rakor Bersama Dengan Forkopinda

ASRI24 – Kuansing – Riau – Bupati Kuantan Singingi, Riau Suhardiman Amby memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Camat, Kepala Desa (Kades) dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah ( Forkompinda) terkait bahaya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati, Selasa.

“Rakor dalam upaya dan pengendalian serta pencegahan Karlahut di Kuansing. Ini bentuk perhatian terhadap kabut asap,” katanya di Teluk Kuantan.

Rakor juga sebagai antisipasi dan siaga bersama mencegah penyebaran, perluasan kabut asap yang terlihat sudah mengganggu kesehatan warga dan aktivitas masyarakat.

Sebab, berdasarkan data bahwa Kuansing saat ini berada di posisi kedua luas wilayah yang terjadi Karlahut setelah Indragiri Hulu.

“Sebagai tindakan awal, bersama jajaran Kepolisian dan TNI, dan Camat serta Kades untuk turun langsung untuk memantau dan mensosialisasikan antisipasi Karlahut,” pintanya.

Dari hasil Rakor bersama, Bupati Kuansing meminta agar segera mensosialisasikan kepada semua pihak terutama masyarakat Peduli Api (MPA) agar peduli, bergerak bersama antisipasi Karlahut.

Terutama, Sekretaris Daerah (Sekda) dan Stakeholder di Kuansing agar turun langsung ke desa untuk mensosialisasikan bahaya Karlahut.

“Bahkan, jika asap, udara sudah level membahayakan maka sekolah dapat diliburkan,” ujarnya.

Suhardiman juga meminta instansi terkait agar mengetahui dengan cepat titik koordinat api di tiap daerah di Kuansing. Terutama, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfoss) dapat menyediakan aplikasi khusus.

Merespon permintaan Bupati Suhardiman Amby, Kepala Dinas Kominfoss Hendra Roza, yang diwakili oleh Kepala Bidang Komunikasi Hevi Heri Antoni didampingi Kepala Bidang Informatika menyatakan siap untuk menyediakan aplikasi sesuai arahan bupati tersebut.

“Kami dari Dinas Kominfoss akan siap menjalankan tugas terutama yang di instruksikan Bupati terkait pencegahan Karhutla,” janjinya.

Seperti, pembuatan aplikasi untuk mengetahui pelaporan titik koordinat Karlahut di Kuansing.

Sedangkan, Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito mengaku siap untuk membantu penanganan dan pencegahan Karlahut yang terjadi.

Kapolres juga menyarankan, agar semua stakeholder bergabung bersama aplikasi Dasbor Lancang Kuning, agar penanganan karlahut bisa lebih cepat. ***

"Selamat Datang di ASRI24.com , Berita Terkini, Fakta, Referensi"

Scroll to Top