Polres Inhu Ringkus Pelaku Karhutla di Aur Cina

ASRI24 – Rengat – Riau – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Indragiri Hulu, Polda Riau berhasil mengamankan seorang laki – laki yang diduga sebagai pelaku pembakaran hutan dan lahan seluas 26,43 hektar di Desa Aur Cina.

“Tersangka berinisial Yanto alias Regar (34), warga Desa Aur Cina diringkus dikediamannya, Kamis (19/10) siang,” kata Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, melalui PS Kasubsi Penmas AIPDA Misran, Sabtu.

Penangkapan oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Batang Cenaku. Setelah tim gabungan mendapatkan informasi, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Karhutla.

Tersangka, memiliki lahan yang menjadi awal terjadinya titik api hingga merambah luas ke areal lainnya.

Hal ini setelah diintrogasi salah satu warga inisial Jon yang lahannya ikut terbakar. Jon menyebutkan bahwa api berkobar berasal dari lahan milik Yanto.

“Saat ini Yanto sudah diamankan di Mapolres Inhu,” ujarnya.

Misran mengatakan, kronologis peristiwanya berdasarkan laporan situasi Polsek Batang Cenaku, 29 September 2023 lalu.

Dimana telah terpantau hotspot dari aplikasi Dashboard Lancang Kuning dengan posisi di Desa Aur Cina. Dengan segera, Anggota Bhabinkamtibmas setempat menuju lokasi dan melihat puluhan hektare lahan berupa semak belukar yang sudah tuntas tumbang.

Temuan itu, dilaporkan ke Kapolsek Batang Cenaku, kemudian, Kapolsek mengintruksikan Unit Reskrim Polsek Batang Cenaku untuk turun kelapangan guna melakukan penyelidikan.

“Tidak hanya itu, Kapolsek juga berkoordinasi dengan Unit Tipiter Satreskrim Polres Inhu sekaligus minta back up,” sebutnya.

Tim gabungan yang dipimpin Kanit Tipiter Satreskrim Polres Inhu, menginterogasi seorang laki-laki bernama Jon (17/10). Ia merupakan warga setempat yang lahannya ikut terbakar.

Dari keterangan Jon, diketahui asal mula api ternyata dari lahan milik Yanto alias Regar. Selanjutnya, Tim mencari keberadaan Yanto dan berhasil lalu diminta keterangannya.

Pengakuan Yanto bahwa, dirinya telah sengaja membakar lahan untuk ditanam sawit. Polsek Batang Cenaku bersama tim UPT Lingkungan Hidup Provinsi Riau membawa kembali Jon ke lokasi Karhutla (19/10).

Dengan tujuan untuk melakukan olah TKP dan pra rekonstruksi serta mengambil titik koordinat. Dari hasil pengambilan titik koordinat diketahui bahwa lahan yang dibakar merupakan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), kemudian dilakukan gelar perkara. ***

"Selamat Datang di ASRI24.com , Berita Terkini, Fakta, Referensi"

Scroll to Top