Kapolres : Stop Membakar Lahan Dan Hutan di Kuansing

ASRI24 – Kuansing – Riau – Kapolres Kuantan Singingi, Riau AKBP Pangucap Priyo Soegito menghimbau agar masyarakat berhenti untuk membakar lahan dan hutan. Sebab, sudah ada empat orang berhasil diamankan dan jadi tersangka selama 2023.

“Oleh sebab itu, mari bersama menjaga lingkungan dengan baik,” katanya di Teluk Kuantan, Selasa.

Agar masyarakat merasa aman dari asap, lingkungan tidak terganggu, dapat beraktivitas dengan baik.

Kesepakatan bersama itu tecatat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Bupati Kuansing Suhardiman Amby telah menyepakati bersama – sama mencegah dan menangani Karlahut di Kuansing.

Pencegahan dan penanganan Karhutla ini bukan tanggung jawab Polisi, TNI atau pemerintah semata, tetapi semua elemen masyarakat.

“Untuk itu, mari kita jaga secara bersama agar tidak terjadi Karlahut yang jelas merugikan,” jelasnya.

Kapolres juga menjelaskan, sepanjang tahun 2023 sudah 27 hektar luas lahan yang terbakar di Wilayah Kuansing.

Pada kesempatan Rakor Bersama Forkompinda, Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, sependapat dengan Kapolres.

“Pencegahan dan penanganan Karhutla ini tanggung jawab kita semua,” kata Bupati Kuansing.

Mulai dari masyarakat hingga pemerintah, TNI dan Polri semua harus bergerak bersama antisipasi dan melakukan sosialisasi bahaya Karlahut hingga ke tengah masyarakat.

Upaya optimal, agar tidak ada lagi yang berani melakukan tindakan pelanggaran dengan membakar lahan dan hutan.

Untuk diketahui, pernyataan, Kapolres AKBP Pangucap Priyo Soegito, pada saat usai menghadiri Rapat Koordinasi ( Rakor) bersama Forkopimda, Camat, Kades serta Stakholder terkait di ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Selasa (4/10) pagi.

"Selamat Datang di ASRI24.com , Berita Terkini, Fakta, Referensi"

Scroll to Top